Tuesday, May 15, 2012

harvest of their tongues

Assalamualaikum..

"Whoever believes in Allah and the Last Day should speak a good word or remain silent. And whoever believes in Allah and the Last Day should show hospitality to his neighbor. And whoever believes in Allah and the Last Day should show hospitality to his guest." [Sahih Al-Bukhari and Sahih Al Muslim]

On the authority of Sahl ibn Sa`d :
"Whoever guarantees for me what is between his two jaws and what is between his two legs, I guarantee Heaven for him." [Bukhari, Muslim]

"the hardest thing for an animal to do is not to move" --> words from sage frog when he tried to teach naruto the sage ninja technique. heh..

well, now, i do believe there is 1 more thing that an animal really hard to avoid --> TALKING..

yeah.. can u try not to talk at all.. like, not a word in a day? ok, not a day, for about an hour? of course it is possible when u are in deep sleep.. just imagine, u r with ur frens, meeting with each other or just meet ur collegue at work place, will u ever shut ur mouth? even a simple HI! would do..

well, this is not a promotion to remain silent all the time.. Allah give us a perfect vocal cord, beautiful tongue and lips for us to speak.. so, when shud we open our mouth?

Speaking a good word or remaining silent: This is an encouragement to speak what is good and beneficial; at the same time it is a warning, cautioning us to be careful in what we say, lest we say something that is harmful or false. It is part of a Muslim's faith to speak the truth and to say things that bring about benefit to others. 


"No good is there in much of their private conversation, except for those who enjoin charity or that which is right, or bring reconciliation between people. And whoever does that seeking Allah's pleasure, then we shall grant him a great reward."� [Surah An-Nisa: 114] 

Mu`adh ibn Jabal said, "Are we even going to be held accountable for what we say?!"
The Messenger of Allah (may Allah bless him and grant him peace) said, "May your mother be bereaved of you! Is there anything which drags people into the Fire on their faces other than the harvest of their tongues?!" [Tirmidhi (hasan sahih)]





We should avoid speaking ill of others. We should rather remain silent unless we are seeking justice for some wrong that has been perpetrated against us. Allah says (interpretation of the meaning): "Allah does not like that evil should be mentioned in public except by one who has been done injustice. And Allah is all-hearing, all-knowing."� [Sura an-Nisa: 148]




"O assembly of those who have believed with their tongues, but into whose hearts faith has not yet reached! Do not backbite the Muslims, nor seek out their secrets! For, whoever seeks out the faults of his brother, Allah will seek out his secrets. And, whoever has his secrets sought out by Allah, Allah will disgrace him, even [if he hides] in the depths of his house. [Abu Dawud in al-Adab, 4/271, #4880]

"Beware of backbiting, for backbiting is more serious than adultery. A man may commit adultery, and drink [wine], and then repent, and Allah will forgive him. But, the backbiter will not be forgiven by Allah until his [backbited] companion forgives him." [Suyuti, Al-Jami` as-Saghir, 1/174, #2919, from Ibn Abid-Dunya, and Abush-Shaykh, Al-Tawbikh.]

 
Our tongues are like double-edges swords. They can work for us and against us, both in this world and the Hereafter. We will be held accountable for what we say. Allah tells us (interpretation of the meaning): "He does not utter a statement except that there is an observer by him ready to record it."� [Sura al-Qaf: 18]

The Prophet (peace be upon him) said: "Indeed a servant will speak a word pleasing to Allah that he thinks to be insignificant, but because of it Allah raises him by many degrees. And indeed a servant will speak a word displeasing to Allah that he thinks to be insignificant, but because of it, He will consign him to the Hellfire."� [Sahih al-Bukhari]
 

Thursday, March 22, 2012

57:22-23



"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.  
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri." (AQ 57:22-23)


Hendaklah engkau tahu bahwa sesuatu yang ditakdirkan akan menimpamu, tidak mungkin luput darimu. Dan segala sesuatu yang ditakdirkan luput darimu, pasti tidak akan menimpamu.” HR. Ahmad 5/185. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini qowiy (kuat).



Asy Syaukani rahimahullah. - “Janganlah bersedih dengan nikmat dunia yang luput darimu. Janganlah pula berbangga dengan nikmat yang diberikan padamu. Karena nikmat tersebut dalam waktu dekat bisa sirna. Sesuatu yang dalam waktu dekat bisa sirna tidak perlu dibangga-banggakan. Jadi tidak perlu engkau berbangga dengan hasil yang diperoleh dan tidak perlu engkau bersedih dengan sesuatu yang luput darimu. Semua ini adalah ketetapan dan takdir Allah ... Intinya, manusia tidaklah bisa lepas dari rasa sedih dan berbangga diri.”


 

Saturday, March 3, 2012

Tahniah!



Alhamdulillah, harini senior2 ku btch20 MMMC dapat result final exam MBBS manipal. alhamdulillah, rata2 semuanya pass..
congrate doctors!
doakan kami plak yg bakal bertarung august nnt.. (mode cuak)

-berjayakan kami ya Allah, jadikan kami doktor yg berguna utk ummah ini-

Wednesday, February 22, 2012

Berubah




Apakah yang menghalang diri dari berubah ?

Ia datangnya dari kelemahan diri dalam melawan hawa nafsu. Bagaimana hendak melawan sikap malas jika selesa hidup dengan kemalasan ?

Perubahan yang positif memerlukan kita untuk melawan bisikan negatif dalam diri kita. Ia memerlukan kepada mujahadah. Untuk bangun solat subuh contohnya memerlukan kita melawan rasa mengantuk dan ingin menyambung tidur semula.

Untuk menjadikan badan sentiasa sihat memerlukan kita melawan sikap malas untuk bersenam.

Duri-duri yang menghalang dari berubah juga datangnya dari kawan-kawan yang punya sikap dengki dan iri hati. Kawan amat kuat pengaruhnya kepada diri kita. Yang menjadikan kita berbau busuk, kawanlah namanya dan yang menjadikan kita berbau wangi kawan juga namanya.


petikan asal: jarum emas



Sunday, February 19, 2012

TIDAK haram untuk seorang perempuan memakai BIKINI atau MINI SKIRT

Assalamualaikumm

alkisahnya, seorang lelaki pergi ke sebuah kedai busana muslimah. lepas pusing 1 kedai, dia x jumpa apa yg di cari.. jadi dia pun bertanya tuan kedai

lelaki: tumpang tanya, sy mencari bikini ni.. tp x jumpa plak dlm kedai ni

tuan kedai: errrr, abang salah kedai kut.. sini busana muslimah, yg ada tudung labuh, tudung kontemporari, jubah2, baju kurung, pendek kata sumer yg muslimah sejati la.. celah mana nak jumpa bikini sini -__-"

lelaki: errr, suami mana yang nak isteri dia pakai tudung labuh and jubah dlm bilik tido? sy mesti la nak isteri sy bergaya, dgn penampilan menarik kepada sy dlm bilik tido.. muslimah sejati, kena la pandai menjaga hati suami...

..........................................................................


siapa kata perempuan/sisters/muslimah/ukhti yang MEMAKAI bikini atau mini skirt atau apa2 pakaian seksi adalah HARAM? siapa kataa???

tahukah anda, memakai seksi2 dan menjolok mata itu dapat PAHALA dari Allah jika niat dan tujuan adalah ibadah dan dlm perkara yg tidak melanggar syariah?

haaa, apa lagi sisters! sila terjah ke supermarket dan belilah semua pakaian yg seksis itu semua.. haha.

p/s:
1) sharing dari xifu abdul naser ketika konvensyen fiqh ummah 2012 di pwtc pada 18-19 feb 2012
2) pakaian yg tidak menutup aurat (seksi atau tidak seksi) tetap HARAM apabila dipakai di hadapan bukan mahram
3) cerita itu hanyalah rekaan semata supaya orang ramai dpt faham msg.. (sume org tau, x kan jmpa baju seksi dlm kedai busana muslimah)
4) cerita ini tidak lah menggambarkan seorang muslimah itu fungsinya hanya di bilik tido, sesungguhnya martabat wanita di dalam islam sgt tggi darjatnya.. tetapi cerita ini hanya lah utk membuka minda sempit kita semua dlm memahami sesuatu perkara


wassalam   =)

Wednesday, February 15, 2012

petikan quotes dan apa2 yg anda mahu panggil


All the interesting words from facebook, youtube, blogs, and talk/tazkirah from any good progams i attended. semoga bermanfaat


"jadilah macam ultraman",
asalnya kecil, tetapi membesarkan diri utk berhadapan dengan masalah/raksasa..
kita kena 'membesarkan' diri & berjiwa besar menghadapi cabaran..

"dont comparing our achievements.. but do ask how we manage to come to such level.. because Allah dont judge us on our achievement, but on our hard work for Him." -syeikh jumuaah amin-

Jika nasib kami bergantung kepada engkau (pemimpin), moga-moga Allah memberi taufiq(menunjukkan kepada kamu jalan yang benar). Dan jika nasib kamu (pemimpin) bergantung kepada kami, moga-moga Allah menolong kamu untuk menanggung beban(untuk menghadapi kami). -Sheikh Mutawalli Sya'rawi kpd presiden hosni mubarak-


"Kalau besar yang dituntut dan mulia yang dicari, nescaya banyaklah kepayahan dan kesusahan melaluinya,
panjang jalannya dan banyak rintangannya." -- Imam Al-Ghazali


"Janganlah perkahwinan itu semata-mata untuk menghalalkan apa yang haram. Perang melawan keinginan nafsu adalah terlalu kecil jika mahu dibandingkan dengan dugaan-dugaan selepas berumahtangga. Perkahwinan perlu dibina dalam keadaan yang rasional. Bersulamkan emosi pengikat diri. Bekal utama hidup berumah tangga, khususnya bagi sang suami, adalah kekuatan mengawal diri"


jgn tertipu dgn manis nya senyuman
jgn termakan dgn manis nya kata2
jgn terpersona dgn indah nya wajah


Bacalah al-Quran, dengan beralas perasaan cinta, rindu dan kasih sayang. Sujudlah dengan perasaan mencari cinta yang murni. Senyumlah dengan hati yang pengasih. Pasti solat, bacaan al-Quran, senyuman dan segala amalan yang dialas cinta itu membawa perbezaan yang amat besar pada hidup kita. Tidak hairan, jika hati yang gersang bagai empangan yang tandus kontang itu, kini dibasahi semula dengan keindahan dan keagungan cinta kepada Allah s.w.t. :)


"MUJAHADAH MELAWAN NAFSU MENCARI KEREDHAAN ALLAH"

"Kesungguhan dapat mendekatkan yg jauh,Membuka segala kesulitan"

"Manusia adalah insan yg kerdil yg sentiasa cenderung melakukan kesilapan...
Berdampinglah kamu dgn insan2 yg mampu menasihatimu apabila kamu melakukan kesalahan...Serta insan yg mampu menerima teguran apabila dia melakukan kesilapan...
Kerana manusia itu diciptakan saling memerlukan antara satu sama lain...."


Sunday, January 1, 2012






Terdapat banyak hadith sahih yang hampir mencapai darjat mutawattir maknawi yang memerintahkan kaum Muslimin agar menetapi jemaah dan tidak keluar darinya. (Mengikut majoriti umat Islam, para Ulamak)

Hadith-hadith tersebut di antaranya:

1. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dari Anas bin Malik radiyaLLahu 'anhu. Ia berkata, bahawa RasuluLlah sallaLLahu 'alaihi wasallam bersabda yang bererti :

"Sesungguhnya umatku akan berpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan, semuanya berada dalam neraka kecuali satu iaitu Jemaah"

Pengarang kitab az Zawa'id berkata: Sanad hadith tersebut adalah sahih dan para perawinya dapat dipercayai.

2. Hadith yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah dengan sanad sahih dari Umar bin Khatab radiyaLLahu 'anhu dari RasuluLLah sallaLLahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda yang bererti :

"Kamu sekalian harus menetapi jemaah dan jangan sekali-kali (memisahkan diri), kerana sesungguhnya syaitan selalu bersama seorang dan dia menjauhi dari dua orang. Dan barangsiapa menginginkan pelataran syurga, hendaklah menetapi jemaah.

Imam At Tirmidzi berkata, "Hadith ini hasan sahih dan gharib dari segi ini. Imam Ibnul Mubarak pun meriwayatkan hadith tersebut dari Muhammad bin Sauqah. Hadith ini diriwayatkan dari Umar al Khattab radiyaLLahu 'anhu dari RasuluLlah sallaLLahu 'alaihi wasallam melalui beberapa riwayat.

3. Sabda RasuluLlah yang bererti : "Umatku tidak akan bersepakat dalam perkara salah"
(Riwayat at Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Daud dan Daruqutni)

4. Nabi bersabda (yang bererti ) : "Apa sahaja yang menurut pandangan orang Muslimin itu baik, maka ia juga baik di sisi ALlah. Dan apa-apa menurut pendapat orang Muslimin itu buruk, maka ia adalah buruk di sisi ALlah". (Riwayat Ahmad : Hadith Hasan)

5. Hadith lain, RasuluLlah bersabda (yang bererti) : "Sesiapa yang mengasingkan atau memisahkan diri daripada Jemaah, ia mati seperti kematian orang jahiliyyah." (Riwayat Al Bukhari, Muslim, Ahmad dan an Nasa'ie)

Sumber rujukan :

1. Dr Said Ramadhan al Buthi, Allaa Madzhabiyyatu Akhtaru Bid'atin Tuhaddidu Asy Syariiata al Islamiyyah, Bebas Mazhab Adalah Suatu Bid'ah Paling Merbahaya Yang Dapat Menghancurkan Syariat Islam, 2002, Pustaka Setia, Bandung

2. Ustaz Abd Latif Muda, Ustazah Rosmawati Ali @ Mat Zin, Pengantar Usul Fiqh, Cetakan Pertama 1997, Pustaka Salam, Kuala Lumpur